The Gamers - XP

Tips & Trik Seputar Game dan Teknologi

Kamis, 17 April 2014

"Bleaching" Gigi? Perlu Hati-Hati

Apakah putih itu bersih? Buat beberapa hal mungkin iya, salah satunya gigi. Pastinya gigi putih cermerlang menjadi idaman setiap orang. Gigi yang terlihat putih, bisa nambah pede pas bicara sama orang. Senyum pun jadi nggak ketahan-tahan lagi. Makanya enggak usah heran kalo banyak orang yang mau melakukan apa aja demi mempunyai gigi yang putih termasuk-di-bleaching.


Buat para perokok, coffeeholic, coklat addict, pengonsumsi obat dan apapun nama kelanjutannya, mungkin ini menjadi hal yang mustahil, karena kalau sudah kecanduan rokok, kopi, coklat dan sebagainya, warna gigi cenderung berubah. Yang tadinya putih menjadi kekuning-kuningan seperti gading. Tapi apakah putihnya gigi itu selalu sehat? Belum tentu! Kabarnya gigi yang putih, menunjukan bahwa strukturnya kurang kuat. Malah yang warnanya berubah menjadi kuning gading, jauh lebih kuat.

Perubahan warna gigi banyak diakibatkan karena sisa makanan, rokok, kopi, coklat dan sebagainya dan masih mungkin diputihkan lagi. Cuma kalau berubahnya karena faktor dari dalam struktur gigi, mungkin warna gigi nggak bisa diubah lagi. Proses pemutihan gigi pun gak bisa dibilang aman-aman saja. Proses bleaching ada yang aman, ada juga yang rentan. Semuanya tergantung dari bahan dan dosis yang dipakai dalam proses tersebut. Kabarnya bleaching yang memakai peroksida, besar kemungkinan gigi bisa rusak.

Pastinya gigi bersih lebih bagus dan lebih sehat daripada sekedar gigi putih. Kalau bisa, rawat gigi dengan baik. Salah satunya menggosok gigi secara teratur dengan menggunakan sikat dan pasta gigi yang benar. Menggosok gigi sehabis makan, juga nggak begitu bagus, karna kadar pH makanan di mulut bakal berubah. Buru-buru menyikat gigi juga bisa membuat lapisan email gigi menjadi tipis. Mendingan tunggu beberapa saat, baru digosok sampai bersih.

Sumber : Majalah Gaul

Tidak ada komentar:

Posting Komentar